Rabu, 16 November 2011
NOT OVER YET
there still another character waitin' at the back stage,
whom always be ready for the perform,
whom still waitin' for the call,
it's just not the right moment, right.
Though I knew it has made me curious,
to see who the artist is,
how the act,
the performance,
and how will the ending be.
This may have made me bored,
but still, an up-coming satisfaction would have provided end.
Jumat, 28 Januari 2011
Purnama Msh Brsedih dan Mnangis
Namun kau msh ttap brsedih?
Sudah brp kali aq mliatmu menangis?
Dan mlam ni aq msh sj bsah oleh tangismu!
Sudah sjak lama aq ingin mlihatmu trsnyum!
Malam ni pun q lewati dg mnatap wajahmu yg sembab?
Sudah brp prtnyaan q ajukan?
Namun tak pula ringangkn bebanmu!
Dan tak satupun jwaban yg trlontar dr bibir mungil itu!
Sudah brp lma aq ingn mnghburmu?
Namun tak pula brhasl membuatmu trsnyum sdikitpun!
Bahkan mlam ni stelah tangisanmu trpecah bbrapa kalh,
dan sdihmu pun tak kunjung reda?
Aq hmpir tak mampu mlihat wjahmu malam ini, mski auramu ttap hadir d mlam2 yg tak trgnti ni.
210111033503
Sidoarjo Kelabu
Rabu, 26 Januari 2011
Aku Sudah Kalah
terguncang dan trbelah arah,
aku bnar-bnar tlah hilang arah,
aku tak sanggup lg tmukan kisah,
kisah yg tlah trukir bgitu indah,
aku sudah musnah,
musnah dan pasrah dg gairah yg trpapah,
tak sanggup lg ku cium asa sprti biasa,
tak kurasa lg asa itu ada d dada,
dan tlah tiba pd titik hina yg ku puja,
tlah hilang puing- puing bahtera yg ku damba,
kan ku buang sisa-sisa rasa bhagia,
kan ku ganti smua dg derita yg bgitu nyata,
tak sanggup lg ku bawa beban di jiwa,
seakan sgalanya sia-sia,
ter-asing dr Hawa yg nyata,
trgoda oleh buaian-buaian dusta,
merasuk kdalam serpihan-serpihan bencana,
Aku payah tak kuasa!
Dan Aku kalah tak ber-asa.
pechandu in dark side
1001110135
Sidoarjo
I don't need it all
if they can watch over you,
i don't need my hands
if they can tightly hold you,
i don't need my ears
if they can always hear you,
i don't need my mouth
if they can wisely told you,
i don't need my mind
if they would like to think of you,
i don't need my heart
if they can really love you,
and i don't need my life
if they always ready to save you,
even i know i can't do it all for you,
but i really want to
Sidoarjo, 2812102250
pechandu in the dark side
Rabu, 22 Desember 2010
Hati lain itu
Dikala sedih teriris perih
Warna mata hanya tinggal putih
Tak lagi mampu meng-urung lirih
Hanya karena tak sanggup memilih
Kau terlalu tinggi untuk dicapai
Pula terlalu suci untuk dipuji
Tak sanggup kurengkuh
Tidak pula pantas kusentuh
Biar angan dan harapan yang bertautan
Dengan hati yang bergelimangan
Selalu terbayang dalam kenangan
Dan tanpa ada keraguan
Aku tidak akan menyesal
Melepas hati yang kukenal
Biar itu menjadi obat penenang
Buat kebahagiaan hati yang kukenang
Mungkin hanya ini yang bisa kuberi
Meski tiada arti namun akan tetap abadi
Pechandu, May, 16th, 2010
surabaya
Laa Tayasu!!!
Cahaya bulan menyelinap hangat
Kuncup-kuncup yang mulai bersinar hambar
Tak tersambut kabar berpaut
Tersungkur di hingar-bingar penyesalan
Rumit berbelit sakit bimbang berpadu
Namun cahaya itu terlanjur ku rengkuh
Dan tak ingin ku biarkan membias lepas
Hilang bagai kenangan yang telah lekang
Biar jadi lautan derai air mata
Kusaksikan bintang-bintang bertaburan menghilang
Tak sanggup melepas bayang yang menghadang
Dan aku tak rela kesempatan ini pergi berpetualang
Jika memang cahaya itu mampu bertahan
Dan mau menerima adanya persaingan
Melupa segala tawa dan senyuman
Tanpa ada duka lara yang membekas di jiwa
Wahai bulan yang berbinar
Tetaplah bersinar tegar
Cahyamu membuat kuncup-kuncup bergairah
Jangan menyerah hanya karena merasa kalah
Sungguh kemenangan ada di segala penjuru arah
Pechandu, 2504102300
Surabaya
Sabtu, 10 Oktober 2009
Untukmu
Ingin kuteriakkan kata-kata kotor itu di wajahmu!
Kuludahi muka busukmu itu dengan ludah basinku!
Tapi ludahku masih terlalu berharga untuk ku buang ke muka mu!
BRENGSEKKKKK!!!!!!
Kau memang tak pantas dikasihani,
Tak kuludahi bukan aku tak punya nyali,
Tanganku sudah terkepal karena iri,
Tapi dia masih terlalu suci menyentuh kulit busukmu!
BAJINGANNNN!!!!!!
Umpatan-umpatan setan pun tak sepadan
Dengan kelakuan-kelakuan bejatmu yang awut-awutan
Hewan yang makan teman pun tak sebegitu beringasan
BANGSATTTT!!!!!!!
Berapa kali kau ku baik-baiki?
Berapa kali kau ku ampuni?
Berapa kali kau ingin mati?
Mati pun belatung tak sanggup mendekati bangkaimu yang terlampau anyir,
Mau apa kau? mati saja belatung pun tak mau?
Pechandu, October 10 2009
Cermin yang Telah Pecah
Sering kali, bahkan setiap hari kupakai
Kubawa kesana-kemari kemanapun aku pergi
Cermin ini selalu saja menemani
Memang telah lama cermin ini ada padaku
Adakalanya cermin ini buram saat terkena debu
Dan setelah kubersihkan, cermin ini tersenyum padaku
Sebagai tanda terimakasih telah menemani dan menjaganya
Tapi, akhir-akhir ini cermin ini mulai retak
Semakin retak,aku semakin jarang membersihkannya
Karena aku takut jika ku bersihkan akan pecah
Karena aku tak mau cermin ini pecah
Aku tak paham kenapa cermin ini retak
Mungkin ini kelalaianku dalam menjaganya
Mungkin akhir-akhir ini aku sudah jarang memperhatikannya
Atau mungkin dia sudah bosan selalu bersamaku
Bisa saja dia mulai begah bersamaku
Karena aku yang selalu memanfaatkan dia
Hanya sesekali saja aku membersihkannya
Yang tak sepadan dengan pengorbanan yang sia-sia
Sungguh aku tak berharap cermin ini pecah
Aku mau perbaiki diri bersama cermin ini
Retak saja aku sudah kesulitan,
Aku tak bisa berbuat apa-apa dengan cermin yang telah pecah
Bahaya Kata
Karena Kata akan menyakitimu,
Jangan berteman dengan Kata!
Karena Kata akan menipumu,
Jangan bersahabat dengan Kata!
Karena Kata akan menghianatimu,
Jangan berbicara dengan Kata!
Karena Kata akan mencacimu,
Tapi jangan bermusuhan dengan Kata!
Karena Kata akan membunuhmu,
Dan jangan banyak Kata!
karena Kata akan mempermalukanmu.
Pechandu, October 10 2009
Selasa, 29 September 2009
Perbedaan Aku dan Kalian
Maka sunyinya pun tidak akan bersahabat dengan kesejukan
Dikala kehidupan ini mulai resah dengan dinginnya angin malam
Disaat itulah kesunyian ini akan kehilangan kesejukan persahabatan
Dengan datangnya malam, yang ada hanya iri, dengki, hasut, fitnah yang amat serakah
Dengan adanya angin, yang ada hanyalah resah, gelisah, gundah, tetapi gerah
Hidup di sana adalah nafsu, amarah, tipu daya orang-orang yang lupa
Yang terdengar di telinga adalah sejuknya caci, maki, umpat, cemooh bodoh
Kenapa saja ada yang masih memikirkan hidupku yang seperti ini?
Kenapa saja ada yang masih mau mengurusi urusanku sendiri?
Bukankah katanya aku sudah bisa menentukan pilihanku sendiri?
Bukankah kalian bilang aku sudah tidak ada guna, antara ada dan tiada sama saja?
Yah, aku tahu sekarang, karena kalian berdalih merasa terganggu,
Atau kah kalian iri, ingin merasakan kehidupan yang aku jalani ini,
Karena aku merasa kalau kalian tidak bisa menjalani kehidupan ini,
Kehidupan yang sangat kalian benci tetapi sangat ku gemari
Karena ini adalah perbedaan antara kita, yang sangat pelik jika diperdebatkan
Maka kalian jalani dan kerjakanlah tugas kalian dengan sebaik-baiknya
Dan aku akan menjalani tugas yang kukerjakan ini semampuku
Karena inilah tugas kita masing-masing dalam kehidupan yang serba sulit ini
Pechandu, July 18th 2009
Kamis, 09 Juli 2009
Kebebasan Terbelenggu
Namun ku tak jua sadar bahwa garis-garis lurus itu bukanlah sebenar-benarnya belenggu
Melainkan jalan yang menghampar luas tanpa batas, panjang tak bertepi
Kadang ku merasa bebas tanpa batas, lepas tak tertindas
Namun ternyata hanya sebatas kapas yang terhempas meskipun di pabrik emas
Melainkan hanya terlena oleh indahnya hiasan-hiasan kebodohan
Masih saja ku cari diri atas nama sejati melalui jalan penuh duri
Bukankah kutahu bahwa jalan yang terhampar luas telah berada didepan mata?
Bukankah ku tahu bahwa tak mungkin kutemukan kedamaian diladang duri?
Tapi ternyata aku lebih memilih melalui jalan yang berduri
Yang tiada kata bahagia menghampiri telinga, hanya duka lara yang sesungguhnya
Bahagiaku yang sesungguhnya adalah duka bagiku
Selama ini aku telah terlalu lama berbahagia diatas kedukaanku sendiri
Yang suatu saat nanti kebahagiaan ini akan menjadi seluruhnya duka selamanya
Ketika saatnya telah tiba dan aku belum terbangun dari ekstasi dunia ini
pechandu, July 04th 2009
Kamis, 25 Juni 2009
CINTA SAJA
Diam, tak berdaya
Bukan lemah,
Tapi pasrah
Pasrah tak berarti nyerah
Kuserahkan selanjutnya pada Ilah
Ku hanya bisa menatapkan mata
Tanpa sanggup berkata-kata
Cukup ku simpan didada
Meski tak sanggup ku punya
Hanya sanggup ku puja
Maka biarkan cinta saja
Ku yakin itulah bahagia
pechandu, October 20th 2008
Maaf ku Curi Wajahmu
Tatkala hatiku menggerutu
Sambil ku mencuri wajahmu
Ku memuji indahmu
Serasa tak pernah jemu
Meski harus kuulang ber-ribu
Maka disaat itu
Ku terlupa siapa diriku
Patutkah ku mendambamu
Aku hanyalah seekor asu
Jika masih bisa ku berharap darimu
Ijinkanlah aku mengagumimu
Jika engkau risih akan hal itu
Engkau berhak membenciku
Tanpa mengurangi rasa hormatku
Sungguh ku tak niat rampas bebasmu
pechandu, March 27th 2008
Rabu, 24 Juni 2009
Sahabat Kadaluarsa
saat adanya ditiadakan
saat keinginannya tak lagi diinginkan
harapannya pun tak lagi diharapkan
disitulah sahabat mulai dilupakan
bukan salah, sahabat, ku, menjauh
bukan pula salah, ku, tak bisa mendekat
tidaklah mudah mencari sahabat
tapi tidaklah sulit melupakannya
hati brgejolak hendak berontak
tapi mulut tak sanggup menyalak
berkerumun dipadang rumput
tetapi tak punya mulut
hendak beranjak tak ada pihak
hendak berdiri tak punya kaki
hendak diam tak mengeram
pechandu, May 6th 2008